Translate

Gagal ke Eropa, Arsenal Tak Kelimpungan

Untuk kali pertama dalam 13 tahun terakhir, Arsenal terancam tidak dapat berkecimpung dalam turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions. Sampai usainya pergelaran di pekan ke-23 premiership, The Gunners masih duduk di peringkat lima besar dan terpaut cukup jauh, selisih lima poin, dari Aston Villa yang berada satu strip di atasnya. Alhasil, bayang-bayang kegagalan meraih tiket pun mulai membayang di atas Emirates Stadium.Konsekuensi logis dari kegagalan meraih tiket ke Liga Champions adalah seretnya pendapatan klub, baik dari tiket stadion, fee pertandingan dan hak siar televisi. Dari fee dan hak siar televisi di musim lalu, Arsenal mendapat ‘hibah’ sebesar 18,3 juta pound. Jumlah itu belum termasuk pendapatan dari penjualan tiket. Karenanya, banyak pihak menilai andaikata Cesc Fabregas dkk benar-benar tersingkir dari the big four alias gagal meraih tiket Liga Champions, kondisi finansial klub bakal terganggu. Pasalnya, meskipun meraih keuntungan yang cukup besar di musim lalu, ditaksir mencapai 36,7 juta pound, Arsenal kudu membayar 20 juta pound per tahunnya (dalam kurun 23 tahun) sebagai cicilan pembangunan Emirates Stadium.Chairman Klub, Peter Hill-Wood, tegas-tegas menepis kekhawatiran tersebut. Dalam arti, Hill-Wood tetap yakin keseimbangan finansial klub bakal tetap terjaga meskipun skuad asuhan Arsene Wenger gagal mengulang tradisi, bermain di kompetisi paling elite di Eropa. “Tidak ada yang membantah jika pendapatan kami bakal menyusut jauh jika tim gagal lolos kualifikasi ke Liga Champions musim depan. Meskipun, jika kami tetap bermain di UEFA Cup, kerugian itu tetap lumayan besarnya,” tutur Hill-Wood seperti yang dikutip Daily Mirror.Namun, “Meskipun kegagalan tampil di Liga Champions untuk semusim saja terasa sangat menyakitkan, itu bukan berarti kiamat (finansial) bagi Arsenal,” tegas Hill-Wood, 72 tahun. Apa pasal? “Sebab, ketika kami mempersiapkan proyeksi bujet dan pendapatan dari stadion baru (Emirates Stadium), kami tidak memasukkan pendapatan dari Liga Champions di setiap tahunnya. Jadi, pendek kata, kondisi finansial klub tetap terjaga.”Meskipun sejumlah pemain kunci Arsenal mengalami cedera panjang, di bursa transfer Januari, Wenger tetap tak mau bergerak aktif. Hanya satu pemain yang diburu sang Profesor, bintang Rusia, Andrei Arshavin. Wenger mengklaim proses deal Arshavin telah mencapai 90 persen. Disinggung tentang kebijakan Arsenal di bursa, Hill-Wood lagi-lagi menyatakan dukungannya terhadap sosok manajer asal Prancis tersebut.“Kami tetap memercayai penilaian Arsene. Sangat sulit mencari pemain berkelas dunia untuk mengisi posisi Fabregas, Theo Walcott, Tomas Rosicky, dan Eduardo da Silva. Memang, sangat berat mengejar United (MU). Tapi, saya yakin, kami masih berpeluang meraih posisi empat besar. Arshavin? Kami telah memberikan sinyal yang jelas dan tegas. Deal masih tertunda. Namun, itu bukan berarti kami akan proaktif menyelesaikannya (memenuhi permintaan Arshavin),” tandas Hill-Wood.

0 komentar:

Geo Clock

Google