Translate

Sinyal Cruz Mau Bergabung dengan City


Jauh-jauh hari sebelum bursa transfer musim dingin di bulan Januari dibuka, striker Blackburn Rovers asal Paraguay, Roque Santa Cruz, menjadi salah satu pusat perhatian media massa. Pasalnya, diyakini Santa Cruz ingin bereuni dengan mantan manajernya di Ewood Park, Mark Hughes yang kini menangani Manchester City. Hal itu terlontar dari mulut Santa Cruz saat diwawancarai salah satu radio di Paraguay. Ketika itu, Santa Cruz sedang menunaikan kewajibannya membela La Albirroja—julukan Timnas Paraguay—di babak kualifikasi PD 2010 Zona Amerika Latin (Baca: Cruz Minta Dilamar Hughes).Alhasil, di pekan pertama Januari, City yang memang sedang membutuhkan tukang gedor jempolan menyodorkan tawaran kepada Rovers untuk meminang Santa Cruz. Namun, meskipun fee transfernya melebihi besaran 12 juta pound, diduga mencapai angka 14 juta pound, tawaran The Citizens ditolak kubu Rovers (Baca: Soal Cruz, Rovers Tolak Tawaran City).Ditolak tak membuat Hughes kapok. Seperti yang dilansir Daily Telegraph, City menyodorkan tawaran final atau terakhir, sebesar 20 juta pound—versi The Independent hanya mencapai 19 juta pound—kepada Rovers. Sampai sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari manajer Rovers, Sam Allardyce, yang sempat menyatakan jika usaha City untuk meminang Santa Cruz sudah terlambat. Lalu, bagaimana dengan reaksi Santa Cruz sendiri? Dengan bahasa yang santun, Santa Cruz mencoba bersikap moderat. Namun, tak bisa dipungkiri, penyerang berusia 27 tahun itu sangat ingin kembali bermain di bawah asuhan Hughes alias hengkang ke City of Manchester Stadium.“Karena saya masih menjadi pemain Blackburn, saya tidak dapat berbicara dengan siapapun yang merupakan perwakilan City. Saya hanya tahu apa yang diketahui orang lain, bahwa mereka sangat tertarik merekrut saya. Namun, sejauh ini belum ada kesepakatan dengan Blackburn. Agen saya memang telah dihubungi klub-klub lainnya. Tapi, faktanya Mark Hughes adalah sosok manajer yang saya kenal. Ia tahu saya dan saya pun tahu apa yang ia harapkan,” tegas Santa Cruz.Lebih jauh, striker yang baru menjebol gawang lawan sebanyak tiga kali di sepanjang musim ini, mengaku mengambil sikap tutup mulut terkait gencarnya isu keterkaitan dirinya dengan City di bursa Januari. Sebabnya, aku Cruz, ia tak ingin terjebak dalam spekulasi media massa.“Ada beberapa hal yang diambil dari wawancara saya dengan radio di Paraguay yang isinya tidak benar. Sebab, saya pikir, ada hal-hal yang menjadi milik (rahasia) antara klub dan pemain. Semuanya itu (proses transfer) berada di luar kekuasaan saya. Saya telah menjelaskan posisi saya dan tak ingin jika nama saya terus menerus menjadi santapan media massa. Setiap pemain tentunya ingin mempunyai kesempatan tampil di kompetisi Eropa dan bermain bersama klub yang lebih besar. Begitu pula dengan saya. Lagipula, saya sangat menginginkan meraih sesuatu (gelar),” tandas Santa Cruz.Namun, buru-buru mantan striker Bayern Muenchen itu menambahkan, “Jangan salah tangkap. Pernyataan saya itu bukan berarti saya tidak mendapat apresiasi atau saya tidak gembira bermain bersama Blackburn. Alasan utama saya membisu adalah saya sangat sensitif terhadap para fans dan saya sendiri tidak suka membicarakan sesuatu yang menyangkut klub besar. Saya sangat respek terhadap klub (Blackburn). Jadi, soal itu (pinangan dari City), biarkanlah menjadi urusan kedua klub untuk menyelesaikannya.”Performa apik Santa Cruz dalam debutnya bersama Rovers, mencetak 23 gol di semua ajang kompetisi membuat namanya laku keras di bursa transfer musim panas lalu. Namun, pada 22 Agustus 2008, Santa Cruz meneken perpanjangan kontraknya di Ewood Park selama empat tahun atau sampai akhir musim 2011-12.

0 komentar:

Geo Clock

Google