Translate

Mourinho Belum Pantas Gantikan Ferguson


Belum dapat dipastikan kapan manajer sepuh Liga Premier, Sir Alex Ferguson, bakal menanggalkan jabatannya sebagai manajer Manchester United, posisi yang telah diembannya sejak 6 November 1986 atau 22 tahun yang lalu. Banyak yang memrediksi jikalau manajer—bernama lengkap Sir Alexander Chapman Ferguson—kelahiran Glasgow, Skotlandia 67 tahun yang lalu itu bakal lengser dari kedudukannya andaikata The Red Devils sukses meraih gelar premiership di akhir musim ini—gelar ke-18 sepanjang sejarah klub dan menyamai rekor Liverpool. Atau bisa juga jika Cristiano Ronaldo dkk kembali menjadi yang terbaik di Eropa atau menjuarai Liga Champions musim 2008-09.
Para fans MU tentunya tahu benar jika suatu hari nanti manajer yang telah delapan kali didaulat sebagai FA Premier League Manager of the Year tersebut bakal meninggalkan Old Trafford. Lalu, pertanyaannya, siapakah yang paling pantas menjadi suksesornya? Kandidat awal, mantan asisten Ferguson, Carlos Queiroz, telah mempunyai tugas baru sebagai pelatih Timnas Portugal.Sebagian pihak berpendapat jika owner klub, Malcolm Glazer bersaudara, dan dewan direksi MU, pantas untuk mempertimbangkan satu nama yang sempat membuat persepakbolaan Inggris begitu bewarna: Jose Mourinho. Mantan manajer Chelsa yang kini menjadi allenatore Inter Milan berusia 46 tahun ini dianggap pantas dan punya kredibilitas untuk menangani tim sebesar MU. Alasannya, catatan gemilang The Special One saat menangani FC Porto dan The Blues.Benarkah? Tidak. Itulah opini legenda MU dan mantan kapten tim di dekade 1980-an, Bryan Robson. Dengan blak-blakan, Robson, pernah menangani Middlesbrough dan West Bromwich Albion, menilai Mourinho tidak cukup (belum) pantas dijadikan suksesor Ferguson. “Saya tidak setuju dengan penilaian orang bahwasanya Jose (Mourinho) adalah manajer yang paling pas dan sempurna untuk menjadi pengganti Sir Alex,” tegas Robson sepertio yang dikutip Sunday Mirror.Robson mengakui rekor fantastik yang diukir Mourinho saat menjadi bos Porto dan Chelsea. “Jose (Mourinho) adalah pelatih yang luar biasa. Pencapaiannya saat ia menangani Porto dan Chelsea membuktikan ia pantas untuk dihormati dan dihargai. Namun, MU adalah klub yang tidak melulu menomorsatukan gelar. Para pendukung klub tentunya menuntut kesuksesan (meraih gelar atau titel) juga disertai dengan cara atau pola permainan yang menawan,” imbuhnya.Maksudnya? “Pola permainan menyerang adalah bagian terpenting dari tradisi klub. Karena itu, dalam benak saya, gaya permainan yang dikembangkan Jose Mourinho tidak cocok, terlalu hati-hati (bermain aman). Satu lagi, yang paling penting, siapapun manajer yang bakal didaulat menggantikan Sir Alex Ferguson tentunya wajib mengetahui dan memahami dengan benar tradisi MU dan berkomitmen untuk terus menjaganya,” tandas Robson.Melihat kian besarnya peluang MU meraih sejumlah gelar di musim ini, membuat Robson begitu yakin jika saat ini Ferguson belum berpikir untuk pensiun. “Owner klub belum memikirkan hari dimana mereka harus mencari sosok pengganti Sir Alex. Saya pikir, itu masih jauh. Terlepas dari berapapun gelar yang akan diraih MU di musim ini, saya kira, Sir Alex belum berniat untuk pensiun,” ujarnya.

0 komentar:

Geo Clock

Google