Rekor Van der Sar Dipertanyakan

Kemenangan tipis 1-0 atas Everton di laga pekan ke-24 premiership, Sabtu (31/1) lalu punya makna ganda bagi Manchester United. Selain mengukuhkan posisi tim di puncak klasemen sementara, keberhasilan menjaga gawangnya tetap perawan sepanjang pertandingan membuat kiper The Red Devils, Edwin van der Sar, menoreh rekor baru dalam sejarah persepakbolaan Inggris, yaitu clean-sheet selama 12 partai berturut-turut atau 1.122 menit melampaui catatan sebelumnya, 1.103 menit, yang dipegang kiper Reading, Steve Death yang ditoreh pada 1979.
Nah, dalam lanjutan Liga Premier di pekan ke-25 di akhir pekan ini—partai ke-24 bagi MU—ketika skuad asuhan Sir Alex Ferguson menjejakkan kakinya ke Upton Park, markasnya West Ham United, Minggu (8/2) lusa, Van der Sar berpeluang kembali mengukir rekor clean-sheet yang baru, yaitu rekor di Britania Raya yang sebelumnya dimiliki Chris Woods, kiper Rangers di musim 1986-97.
Rekor Woods terhenti di angka 1.196 menit setelah Adrian Sprott menjebol gawangnya di laga Scottish Cup, Januari 1987. Artinya, rekor Van der Sar hanya terpaut 75 menit dari rekor Woods. Karenanya, jika skuad MU berhasil menjaga gawang Van der Sar tetap perawan sampai akhir pertandingan lawan The Hammers, maka Van der Sar-lah yang akan dinobatkan sebagai pemegang rekor clean sheet se-Britania Raya.Namun, sebelum rekor barunya dipecahkan Van der Sar, Woods angkat bicara. Intinya, dalam benak mantan kiper Timnas Inggris di periode 1985-1993 yang kini berusia 49 tahun itu, catatan yang dimiliki penjaga gawang Timnas Belanda berusia 38 tahun ini tidak sah alias cacat. Woods menilai Van der Sar butuh empat pertandingan lagi sebelum melampaui rekor miliknya. Woods menunjuk jebolnya gawang Van der Sar oleh Hideo Hashimoto di injury time semifinal Piala Dunia Antarklub 2008 antara MU vs Gamba Osaka, 18 Desember 2008 lalu.“Pencapaian Edwin (Van der Sar) yang berhasil memecahkan rekor di liga pekan lalu sungguh luar biasa gemilang. Namun, sejauh yang saya ketahui, masih panjang jalan baginya untuk melampaui rekor Britania Raya yang menjadi hak milik saya,” tegas Woods seperti yang dikutip The Telegraph. “Tidak ada seorang pun yang menghitung gol yang bersarang di gawangnya saat laga di Jepang. Jika pertandingan itu dihitung, maka rekornya (Van der Sar) baru sembilan pertandingan atau 810 menit,” imbuhnya.Woods menilai seharusnya laga MU saat mengikuti turnamen di Jepang tersebut masuk dalam kalkulasi. Sebab, “Sangat jelas jika event tersebut merupakan jadwal resmi FIFA. Karenanya, saya kira, jumlah golnya harus dicatat dalam perhitungan rekor Britania Raya. Lagipula, kami tidak hanya membicarakan partai liga saja. Karena, rekor saya yang miliki mencakup pertandingan liga dan partai cup,” tandas Woods.
Sebagai catatan, rekor milik Van der Sar yang gawangnya tak pernah kebobolan sejak dijebol Samir Nasri di laga Arsenal vs MU di Emirates Stadium, 8 November 2008, masih kalah jauh dibanding rekor clean sheet dunia yang dipegang Abel Resino—kini menjadi entrenador Atletico Madrid—yaitu selama 1.275 menit.






0 komentar:
Posting Komentar