Translate

Rendah Hati ala Messi


Dalam akhir pekan ini tercipta dua rekor mengesankan buat dua klub raksasa di La Liga Spanyol. Setelah Raul Gonzalez mencetak gol ke-307 buat Real Madrid yang menyamai rekor gol terbanyak klub atas nama Alfredo Di Stefano, seteru utama mereka, Barcelona seolah tidak mau ketinggalan.
Dalam kemenangan 2-1 atas (0-0) atas Racing Santander, Barcelona membukukan gol ke-5000. Pencetak gol yang bakal selalu diingat buat fans Los Blaugrana tidak lain adalah Lionel Messi yang menjadi penentu kemenangan di 10 menit terakhir. Akan tetapi sekali lagi Messi tidak ingin terjebak dengan euforia rekor personal.Bahkan Messi tidak tahu kalau dirinya telah mencetak gol bersejarah itu. “Saya tidak menyadarinya kalau telah mencetak gol ke-5000 di liga buat Barcelona. Saya mendapat informasi setelah pertandingan,” katanya seperti yang dilansir Goal. “Ketika bertanding, Anda tidak akan memikirkan hal-hal seperti itu. Yang ada hanya bagimana meraih kemenangan.”Meski demikian, “Saya bahagia bisa menjadi bagian dari sejarah klub,” imbuhnya. “Terpenting di sini adalah meraih tiga poin. Kami mengalami kesulitan, terutama tekanan setelah Real Madrid menang pada hari Sabtu—atas Numancia.”Messi benar, kubu Barcelona dibuat deg-degan terlebih dahulu setelah Nikola Zigic membawa Racing memimpin di menit ke-56. Karena itulah Pep Guardiola memasukkan Messi untuk menggantikan Sergio Busquets tiga menit kemudian. Keputusan tepat, karena tiga menit kemudian bintang Timnas Argentina ini menyamakan kedudukan.Bola yang digunakan dalam pertandingan tersebut mendapat perlakuan khusus. Si kulit bundar ditandatangani oleh seluruh pemain Barcelona dan khusus diberikan pada Messi. Tetapi dia tidak berkenan untuk menyimpannya. “Gol ke-5000 untuk seluruh fans dan untuk bola itu akan lebih baik jika disimpan di museum milik klub. Tidak elok rasanya jika disimpan saya pribadi. Bisa mencetak gol bersejarah saja sudah cukup,” katanya lagi.Sikap rendah hati Messi patut diacungi jempol. Itu pula mengapa dirinya tidak ingin dianggap sebagai pahlawan walau berulang kali gol-golnya yang kini berjumlah 16 di La Liga menjadi penentu kemenangan buat Barcelona. “Beban pertandingan menjadi terasa lebih berat setelah mereka (Racing) memimpin 1-0. Saya hanya beruntung bisa mencetak gol kemenangan,” pungkas pemain yang pada Juni nanti menginjak usia 22 tahun.

0 komentar:

Geo Clock

Google