Scolari Akui Kekalahan
Upaya Chelsea untuk mengejar ketinggalan dan merapatkan jarak dengan pimpinan klasemen sementara, Manchester United, kandas sudah. Dalam laga big-match yang berlangsung di Anfield Stadium, John Terry dkk harus mengakui keunggulan tuan rumah Liverpool 0-2 (0-0). Dua gol yang kian menyulitkan langkah The Blues dalam persaingan meraih gelar juara dicetak striker andalan The Reds asal Spanyol, Fernando Torres, dalam rentang waktu dua menit di pengujung pertandingan.Seusai pertandingan, manajer Chelsea, Luiz Felipe Scolari, dengan jantan mengakui keunggulan tim asuhan Rafael Benitez. Meski demikian, Scolari tetap punya argumen bahwasanya kekalahan kali kedua yang dialami The Blues dari rivalnya itu dipicu dari kekeliruan yang dilakukan pengadil di tengah lapangan, Mike Riley, ketika babak kedua baru berlangsung 15 menit.Riley, wasit senior premiership asal West Yorskhire berusia 44 tahun, langsung merogoh koceknya untuk mengeluarkan kartu merah terhadap Frank Lampard yang dinilainya melakukan tackling membahayakan terhadap Xabi Alonso. “Saya pikir hasil pertandingan ini sudah dapat diketahui hasilnya sesaat setelah insiden yang menimpa Lampard,” ujarnya.
“Adalah normal jika itu (Liverpool meraih kemenangan) terjadi. Sebab, mereka lebih menguasai jalannya pertandingan, lebih mempunyai kualitas dan jumlah pemain yang lebih banyak di depan gawang kami. Tapi, sebelum insiden itu terjadi, saya kira kondisinya tidak seperti itu,” kilah Scolari seperti yang dikatakannya kepada Sky Sports News.Scolari memberi indikasi jika Chelsea menimbang untuk melakukan proses naik banding terhadap kartu merah Lampard. Scolari begitu yakin jika Riley benar-benar melakukan kesalahan. “Jika mungkin, saya ingin sang wasit melihat kembali tayang ulangnya. Mungkin, ia bakal berubah pikiran. Sebab, saya lihat, justru pelanggaran yang terjadi dilakukan Alonso, bukan Lampard.”Karena itu, mantan pelatih Timnas Brasil dan Portugal itu mengaku tak habis mengerti dengan alasan Riley yang langsung mengeluarkan kartu merah. “Tidak, saya tidak mengerti mengapa itu terjadi. Mungkin, setelah ia melihat tayang ulangnya, ia bisa berubah pikiran, mengakui kesalahan, dan menganulir putusannya dan membuat Lampard dapat tampil di laga kami yang berikutnya,” harap Scolari.Setelah minus jumlah pemain, boleh dibilang permainan berlangsung berat sebelah. Scolari mengakui jika kendali berada di tangan Steven Gerrard dkk. “Sesudah insiden itu (kartu merah) merekalah penguasa di lapangan dan mencetak dua gol. Saya pikir Liverpool tampil lebih baik dibanding kami, di sepanjang pertandingan,” ujar Scolari.Kekalahan tersebut membuat kans Chelsea untuk meraih gelar premiership kian menipis. Selisih poin dengan MU yang masih mempunyai satu partai sisa tetap berjarak lima poin. Namun, Scolari belum mau melempar handuk putih. “Kami harus mencoba kembali meraih kemenangan. Masih banyak partai yang harus kami jalani. Memang, saat ini, kami berada di belakang dua klub, Manchester dan Liverpool. Kondisi yang lebih sulit dibanding kemarin. Tapi, kita wajib berjuang sampai pertandingan terakhir,” tandas Big Phil.






0 komentar:
Posting Komentar