Arsenal Belum Mau Penuhi Bandrol Arshavin

Prospek Andrei Arshavin berkecimpung di kompetisi sepakbola paling bergengsi di ranah Inggris, Liga Premier, mulai meredup. Klub pemilik Arshavin, Zenit St Petersburg mengklaim sejauh ini pihaknya telah memberi diskon alias korting terkait fee transfer sampai setengah dari besaran semula. Namun, menurut Zenit, sampai sejauh ini Arsenal tak kunjung mau memenuhi dan bersikap kompromi di meja perundingan.Seperti diketahui, The Gunners merupakan kandidat terkuat untuk memboyong bintang Timnas Rusia di pergelaran Euro 2008 lalu itu. Kabar yang beredar, pada pertengahan Desember lalu, Arshavin telah mengunjungi markas besar Arsenal di London, Emirates Stadium. Hal itu tak terlepas dari pemberian izin dari Zenit. Sayangnya, sampai sejauh ini kedua tim belum mencapai kesepakatan terkait fee transfer.“Sejauh ini hanya kami yang telah siap berkorban, membuat kelonggaran (dalam deal Arshavin),” tegas Maxim Mitrofanov, Direktur Umum Zenit seperti yang dikutip The Telegraph. Yaitu, “Kami telah setuju untuk mengurangi besaran fee Arshavin dan bersedia bernegosiasi dengan syarat-syarat yang lebih mudah,” lanjut Maxim.Namun, “Arsenal tetap keras kepala dan hanya menyodorkan fee transfer sebesar 12 juta pound (198 miliar). Andaikata, klub London mau memenuhi setengah permintaan kami, maka peluang mereka untuk memboyong Arshavin sangat besar. Akan tetapi, itu tidak terjadi,” imbuhnya.Di sela-sela proses negosiasi yang masih menggantung itu, Arsenal diklaim kudu terbang ke Rusia untuk melanjutkan pertemuan dengan Zenit. Namun, The Gunners menampiknya seiring dengan tidak adanya undangan. “Kami berharap mereka datang ke St Petersburg dan menyodorkan tawaran baru,” tutur Alexei Petrov, juru bicara Zenit.Jadi? “Belum ada negosiasi lanjutan. Kami masih menunggu harga (fee transfer) baru untuk Arshavin.” Diyakini, Zenit mematok bandrol Arshavin sebesar 18 juta pound (sekitar Rp 297 miliar). Kemudian, turun menjadi 15 juta pound (sekitar Rp 247,5 miliar).Sementara itu, agen Arshavin, Dennis Lachter, mengklaim bandrol yang dipatok Zenit kemahalan. Lachter pun membenarkan spekulasi di media massa yang menyatakan ia telah bertemu dengan perwakilan dua klub raksasa Liga Serie A Italia, Juventus dan Inter Milan.“Poin krusialnya tetap masalah uang. Saya pikir, Zenit tetap meminta fee yang tampaknya tidak bisa diterima (kelewat mahal). Saya memang bertemu dengan kubu Juventus dan Inter. Namun, tidak ada hasil yang kongkret,” tandas Lachter.






0 komentar:
Posting Komentar