Translate

Rijkaard Tolak Tangani Feyenoord

Pekan lalu, tepatnya Rabu, 14 Januari, dua hari jelang partai perdana Eredivisie di tahun 2009, Feyenoord Rotterdam memutuskan mendepak pelatihnya yang baru diangkat di awal musim, Gert Jan Verbeek. Buruknya rapor Verbeek, 46 tahun, hanya memberi lima kali kemenangan dari 17 partai Eredivisie kian mendekatkan Feyenoord dengan zona degradasi.Untuk sementara waktu, De club van het volk menunjuk Leon Vlemmings sebagai petugas pelaksana kepelatihan tim atau caretaker. Feyenoord sendiri diperkirakan bakal mendaulat seorang pelatih baru dalam beberapa pekan ke muka. Sejumlah pelatih atau manajer top disebut-sebut mulai dilirik manajemen klub untuk dibawa ke De Kuip Stadium. Salah satunya, Frank Rijkaard.Sebelum ‘bertualang’ di Spanyol, menangani FC Barcelona sejak awal musim 2003-04, Rijkaard sempat mengadu nasib di kompetisi sepakbola Belanda dengan melatih Sparta Rotterdam, klub rival Feyenoord. Mendengar spekulasi yang gencar terdengar di Negeri Kincir Angin itu, mantan bek AC Milan yang kini berusia 46 tahun angkat bicara.Rijkaard mengaku ia tidak bisa menjilat ludahnya sendiri. Seusai meninggalkan Nou Camp, Rijkaard pernah berujar dirinya tidak akan kembali ke lapangan hijau sebelum musim depan.“Ada alasan mengapa saya memilih cuti panjang selama setahun. Sampai kini saya tidak akan mengubah rencana tersebut. Memang, saya sangat tertarik untuk kembali menjadi pelatih atau manajer satu klub. Tapi, itu di musim depan. Saya pun belum memutuskan klub mana yang bakal saya latih,” tegas Rijkaard seperti yang dikatakannya kepada De Telegraaf.Alhasil, dengan penolakan Rijkaard tersebut, kandidat pelatih Feyenoord mulai mengerucut kepada tiga nama: pelatih Timnas Polandia, Leo Beenhakker (66 tahun), pelatih NEC Nijmegen, Mario Been (45 tahun), dan mantan pelatih Valencia, PSV Eindhoven, dan Ajax Amsterdam, Ronald Koeman (45 tahun).

0 komentar:

Geo Clock

Google