Boluda Yakin Dapat "Selamatkan" Madrid
Terhitung baru tiga hari Vicente Boluda menjabat sebagai presiden baru Real Madrid. Ia mengisi jabatan tersebut setelah pendahulunya, Ramon Calderon mengundurkan diri. Calderon memang tidak mengakui kalau pengunduran dirinya disebabkan oleh tekanan publik, maupun media, melainkan pilihannya sendiri (Baca: Calderon Resmi Mengundurkan Diri). Toh, khalayak sudah cukup mahfum kalau dirinya tentu menerima tekanan berat akibat skandal Annual General assembly (AGM).Menilik posisi Madrid di La Liga yang cukup jauh ditinggalkan pimpinan klasemen, Barcelona, Boluda sadar benar kalau dirinya memikul tanggung jawab besar. Oleh karena itu, ia mengakui kalau dirinya menempatkan langkah ‘penyelamatan’ reputasi Madrid sebagai prioritas utama. Caranya: menjuarai Liga Champions“Saya telah bertemu dengan para pemain, dan mereka semua sangat fenomenal. Menurutku apa yang mereka lakukan sudah benar, dan saya menaruh kepercayaam pada mereka. Saya juga yakin kalau kami dapat memenangkan sesuatu,” tutur Boluda seperti dilansir Marca.“Liga sangatlah rumit, sebab Barca sangat kuat, namun kami memiliki kesempatan di Liga Champions dan sejujurnya kupikir kami dapat sekali lagi menjadi juara Eropa,” imbuhnya.Ia kemudian menuturkan penyesalannya mengapa Calderon dapat melakukan kecurangan sehingga harus mundur dari jabatan presiden klub. Yang pasti, Boluda mengaku kalau dirinya sama sekali tidak tersangkut paut dengan skandal AGM tersebut.“Menurutku itu adalah sesuatu yang merusak. Di antara 1300 anggota (klub), terdapat 10, 15, atau 20 orang-orang yang bukan anggota. Kami ada di abad ke-21, dan hal-hal seperti itu masih ada. Saya bersumpah demi anakku, bahwa saya tidak mengetahui apapun tentang hal itu sebelum ada yang mempublikasikannya,” tegas Boluda.Soal pendaftaran Klaas-Jan Huntelaar dan Lassana Diarra ke skuad Liga Champions, Boluda bersikap sama dengan Calderon. Ia masih berupaya agar kedua pemain tersebut dapat membela Madrid di babak 16 besar.“Terdapat sedikit kesalahan, sebab hal tersebut tidaklah normal. Andai hal semacam ini terjadi di perusahaanku, maka saya akan menyerah dan pulang. Namun saya tidak akan mencoret siapapun sampai saya mempelajari semuanya kasus demi kasus. Saya harus melakukannya jika ingin menyelamatkan perusahaan. Senin (19/1) nanti, saya akan menemui Amador Suarez untuk melihat apa yang terjadi di tiap departemen,” ucapnya.Mengenai masa depan, Juande Ramos sebagai pelatih Madrid, maka Boluda memberi kesan kalau sang pelatih dapat mengantar Madrid sebagai juara, ia akan diikat permanen. “Kontraknya akan otomatis diperbarui, jika ia memenangkan tropi. Maka kuharap ia akan bertahan di sini,”tandasnya.






0 komentar:
Posting Komentar