Kaka Kecam Citizen

Kegagalan mega-transfer Kaka dari AC Milan ke Manchester City masih berbuntut panjang. Saling kecam dan bantahan dilontarkan kubu Manchester City, Milan dan Kaka yang dalam hal ini tim negosiatornya. Karena itu alasan yang melatarbelakangi pembatalan itu masih diselimuti kabut tebal.Pihak-pihak yang terlibat menganggap lawannya telah membuat transfer itu gagal. Dari Inggris lain, pun demikian edisi dari Itala. Pers di “Negeri Pizza” sepakat kesalahan dilimpahkan pada City, dan mendapat sokongan dari komentar terakhir dari sang bintang sendiri.Sebagaimana dirilis Goal, pemain 26 tahun itu mengatakan kepada rekannya, “Total (kedatangan City) tidak ada kejelasan. Tidak ada satu pun dari mereka (delegasi City) yang bisa menjelaskan ke mana arah pembicaraan selanjutnya. (Mudah saja) saya mengambil keputusan,” katanya.Dua harian olahraga berpengaruh di Italia, La Gazzetta dello Sport dan Correire della Sera mendukung apa yang dikatakan Kaka, terlepas kemungkinan adanya kondisi subyektif. Intinya kedua harian itu mengemukakan tawaran City tidak mengandung daya tarik, meski pemberitaan menyebut fee transfer sangat besar.Tidak hanya dua harian itu, hampir seluruh media massa Italia mengklaim Executive Chairman City, Gary Cook dan tim delegasinya datang tidak mempersiapkan proposal konkret, termasuk fee dan nilai kontrak personal. Jadi, klaim di Italia, selama enam jam negosiasi City tidak pernah mengajukan penawaran aktual. Mereka lebih tertarik memberondong Milan dan kubu Kaka dengan pertanyaan mengenai hak imej mantan pemain Sao Paolo itu.Akhirnya kata batal datang dari kubu Kaka ketika Cook dan timnya kembali dari jeda dan menyatakan penawaran aktual akan dilayangkan beberapa hari ke depan melalui surat elektronik (e-mail). Perwakilan Kaka, Diego Kotscho mengatakan: “Kami bisa melihat bahwa dia (Cook) tidak tahu banyak ke mana pikiran dari para pemain.”“Jika Kaka hanya memikirkan uang maka ia akan memilih Manchester City. Tetapi ada sesuatu yang lebih penting dan uang tidak bisa membelinya. Sekarang kami jadi lebih yakin dari sebelumnya bahwasanya telah membuat keputusan tepat,” imbuhnya. Sebelumnya Cook menyerang kubu Milan dengan sebutan ‘serakah’ dan ‘pembual’. Bosco Leite, ayah kandung Kaka sekaligus agen, dianggap Cook hanya fokus meraup uang dan uang (Baca: City Tuding Kubu Kaka Mata Duitan).






0 komentar:
Posting Komentar