Translate

Calderon Resmi Mengundurkan Diri


Ramon Calderon mesti membayar harga yang pantas karena berdiri di belakang skandal kecurangan pemungutan suara alias voting dalam pertemuan tahunan dewan anggota klub atau Annual General Assembly (AGM) awal bulan lalu. Pemberitaan Marca semakin menguatkan adanya upaya jalan belakang yang dilakukan Calderon guna melanggengkan kekuasaannya (Baca: Marca Ungkap Dusta Calderon).Tekanan yang begitu berat tidak mampu dipikul Calderon. Jumat (16/1) atau tepat di hari Dewan Direksi El Real menentukan sikap, Calderon mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Presiden Los Blancos. Berbicara langsung dalam pengumuman pengunduran dirinya, Calderon keukeuh menolak bahwa keputusannya merupakan buah dari desakan, melainkan sebuah pilihan yang diamblil.“Kontra dengan pandangan dari mayoritas dewan direksi, saya memutuskan meletakkan jabatan Presiden Klub yang sepenuhnya datang dari pemikiran saya,” kata Calderon seperti dilansir Goal. “Saya pergi dengan kepala tegak dan dengan kesadaran dari seseorang yang memang dijadikan target (kritik dan kecaman).”Posisi Calderon untuk sementara akan digantikan oleh Wakil Presiden Vicente Balouda. “Saya juga menyampaikan akan memberi dukungan penuh meski tanpa posisi kepada siapapun yang nantinya akan menggantikanku, dan saya tidak akan berusaha mengusiknya,” tambah Calderon.Presiden El Real yang baru, Balouda dalam kesempatan kemudian mengumumkan bahwa pemilihan presiden baru akan diselenggarakan pada musim panas. Dari selentingan yang beredar mantan Presiden Madrid, Florentino Perez yang menggaet David Beckham dari Manchester United pada 2003, diklaim sedang mempertimbangkan untuk kembali menduduki kursi pimpinan.Disamping mengucapkan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang mendukungnya, terutama kapada keluarga dan anggota dewan direksi, Calderon mengutuk upaya yang dilakukan dalam upaya mendongkel kekuasannya. “Keberhasilan yang tidak adil,” sungutnya.Calderon menduduki kursi terhormat pada 2006 namun ia mulai merasakan keresahan karena tidak mampu menepati janjinya untuk memboyong Kaka dan Cesc Fabregas ke Santiago Bernabeu. Musim panas tahun lalu ia juga gagal dalam upayanya memboyong bintang MU, Cristiano Ronaldo.Ia menandaskan menampik telah berbuat salah dan mengatakan segala tuduhan kecurangan tersebut adalah tidak benar. “Saya bukan pengecut, atau lari dari kebenaran. Saya ulangi lagi bahwa keterlibatanku pada pertemuan tahunan terakhir adalah tidak benar. Dalam dua tahun terakhir (di bawah kepemimpinan saya) klub ini meraih lima gelar dan mencatatkan diri sebagai klub paling sehat terkait keuangan, baik pemasukan maupun keuntungan,” pungkasnya. Siapapun pengganti Calderon, tugas memimpin salah satu klub paling gemerlap di dunia itu akan sangat berat.

0 komentar:

Geo Clock

Google