Translate

Kronologis Deal Kaka


Dalam kurun tiga hari terakhir, persepakbolaan dunia dikejutkan dengan langkah sensasional yang dilakukan Manchester City guna memboyong superstar AC Milan, Kaka, ke City of Manchester Stadium. Mulanya, klub terkaya sedunia ini menyodorkan fee transfer 100 juta pound plus 75 juta pound untuk gaji Kaka selama lima musim. Bahkan, menurut sejumlah media, City berani melontarkan tawaran baru senilai 150 juta euro hanya untuk fee transfer Kaka.
Berikut detail kronologis awal mula deal Kaka seperti yang dilansir The Times Online.

Selasa (13/1), 15.00 (waktu setempat):

Chief Executive City, Garry Cook, bertemu dengan Vice President AC Milan, Adriano Galliani yang didampingi Ariedo Braida (Direktur Olahraga), di markas besar Rossoneri, Via Turati, Milan. Hadir dua agen terkemuka, Ernesto Bronzetti dan Kia Joorabchian. Agenda meeting, awalnya, membicarakan kemungkinan penjualan kiper Brasil, Dida, yang kini menjadi pilihan ketiga Carlo Ancelotti. Sementara, City membidik Kaka. Muncul isu tawaran sensasional yang dilontarkan City.

Selasa (13/1), 16.00:

Seusai menghadiri pertemuan di Roma, owner Milan, Silvio Berlusconi berkata,” Saya hanya bisa berharap ia (Kaka) tidak dijual dan tetap tinggal di Milan.” Pernyataan yang tak lazim dari seorang Berlusconi mengomentari masa depan pemain bintangnya.

Selasa (13/1), 20.00:

Prinsipnya, Milan dan City setuju dengan deal Kaka. Besaran fee transfer bervariasi menurut sejumlah media, dari 100 juta euro sampai 120 juta euro. City memberi informasi siap membayar gaji Kaka sampai 500 ribu pound.

Rabu (14/1), 12.00:

Dalam pernyataannya di televisi, Kaka menepis jika dirinya bakal hengkang dan menyatakan ingin tetap di Milan guna memburu jabatan kapten Rossoneri.

Rabu (14/1), 14.00:

Digelar pertemuan antara Kaka, ayah sekaligus ayahnya, Bosco Leite, dan petinggi City. Kaka dibujuk untuk mau bergabung ke City of Manchester Stadium.

Rabu (14/1), 16.00:

Sikap Kaka mulai berubah. “Jika mereka (Milan) mau menjual saya, maka saya akan duduk dan membicarakannya.”

Rabu (14/1), 17.00:

Juru bicara Kaka, Diogo Kotscho mengatakan butuh “sesuatu yang lebih bernilai dibanding duit” untuk bisa membujuk Kaka. Muncul isu, syarat dalam kontrak Kaka, di antaranya komitmen owner City, Sheikh Mansour dan keberhasilan City menembus Liga Champions.

Kamis (15/1), 10.00:

Situs Arabianbusiness.com melansir berita bahwasanya deal Kaka kandas di tengah jalan. Selang beberapa jam kemudian, Hughes angkat bicara dan menegaskan kabar itu bohong belaka.

Kamis (15/1), 17.00:

Tak biasanya, Galliani meninggalkan kantornya lewat jalan belakang. Jelas, Galliani menghindari media massa. Tercatat, dua hari Galliani emoh berbicara dengan pers.

Kamis (15/1), 17.30:

Kotscho mengatakan, ayah Kaka, Bosco Leite bakal terbang ke Manchester guna menemui petinggi City.

Kamis (15/1), 18.00:

Isu berseliweran di antara para pemain City. Robinho menyatakan deal Kaka telah kelar. Jumlahnya 150 juta euro.

Kamis (15/1), 18.30:

Milan Channel, stasiun televisi Rossoneri, memberi konfirmasi terkait negosiasi deal Kaka. Tapi, “Belum ada keputusan,” tregas Mauro Suma, Direktur Milan Channel.

Kamis (15/1), 19.00:

Sebagian fans Milan bakal menunjukkan aksinya terkait deal Kaka di saat laga antara Milan versus Fiorentina. Galliani dilaporkan mendapat ancaman pembunuhan. Milan pun menyewa bodyguards untuk mengawal Galliani. Besluconi mulai berpikir jika penjualan Kaka dapat menguntungkan bagi Milan.

0 komentar:

Geo Clock

Google