Translate

Soal Jones, Spurs Tak Putus Asa


Menjelang digelarnya laga babak 16 besar Coppa Italia antara Inter Milan versus Genoa di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (13/1) lalu, manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp diklaim berusaha mengadakan pendekatan dengan striker Nerazzurri, Adriano.

Namun, upaya Redknapp gagal setelah agen Adriano, Gilmar Rinaldi menyatakan bahwasanya keberadaan kliennya di Inter masih tetap dibutuhkan allenatore Jose Mourinho. Spurs tak patah arang dan menggelar negosiasi. Sebagai pemikat untuk memboyong Adriano ke White Hart Lane dengan status pemain pinjaman sampai akhir musim, Spurs menyodorkan Jermaine Jenas.

Spurs baru mengurungkan niatnya setelah mengetahui besarnya gaji yang harus dibayarkan Adriano, yang diklaim dua kali lipat lebih besar dibanding upah yang diterima Jonathan Woodgate dan Jermain Defoe, dua pemain dengan gaji tertinggi dalam skuad Redknapp.

Karena itu, Redknapp kini kembali mengalihkan perhatiannya kepada striker Sunderland, Kenywne Jones. Padahal, Redknapp tahu betul jika tawaran pertama yang diajukan Spurs—senilai 6 juta pound—terkait Jones ditolak mentah-mentah oleh kubu The Black Cats. Lagipula, manajer Sunderland, Ricky Sbragia menegaskan jika status Jones adalah ‘not for sale’ alias tidak dijual.

Pernyataan Sbragia itu dikemukakan setelah munculnya spekulasi jika Spurs bakal menyodorkan tawaran kedua sekitar 12 juta pound. “Tak mungkin jika saya bakal melego pemain terbaik yang saya miliki. Simpel saja,” ujar Sbragia enteng seperti yang dikutip The Telegraph. “Saya telah berkali-kali mengatakan hal itu (Jones tidak akan dijual). Saya tidak peduli dengan langkah yang bakal dilakukan Spurs. Pada akhirnya, ia (Jones) tidak akan kemana-mana,” tegasnya percaya diri.

Sangat beralasan jika Sbragia bersikap seperti itu. Sejak diboyong dari Southampton pada Agustus 2007 lalu, Jones berhasil mencetak 12 gol dari 45 partai. Tujuh (7) gol di antaranya tercipta di musim ini. Sbragia mafhum jika kubu White Hart Lane bisa mendekati anak didiknya secara diam-diam. “Mungkin, yang bisa dilakukan Spurs adalah dengan menggoda si pemain itu sendiri. Masalah? Bisa jadi. Tapi, tidak mudah untuk berbuat begitu,” sindir Sbragia.

Seperti yang dilansir Daily Express, pernyataan Sbragia itu bukannya membuat langkah Spurs jadi surut. Justru sebaliknya. Spurs bakal menaikkan tawaran menjadi sebesar 14 juta pound (Rp 230 miliar). Tawaran yang disebut-sebut bakal membuat kubu The Black Cats jadi tergoda untuk melepaskan Jones.

Setelah melihat timnya harus kembali ke zona degradasi, terakhir ditaklukkan Wigan Athletic di menit-menit akhir pertandingan, Sabtu (10/1) lalu, Redknapp mengakui jika di bursa transfer Januari pihaknya akan aktif berburu pemain baru. Redknapp pun berhasil meyakinkan Chairman Klub, Daniel Levy, untuk menyediakan bujet tambahan.

Selain Jones, Redknapp pun berhasrat menambah amunisi di lini tengah timnya dengan membidik gelandang The Latics, Wilson Palacios. Spurs menyodorkan tawaran fee 10 juta pound. Hasilnya? Kembali nihil. Chairman Wigan, Dave Whelan memberi konfirmasi jika pihaknya menolak tawaran tersebut sembari mengindikasikan jumlah tersebut tidak cukup untuk membeli Palacios.

Menurut Daily Mirror, sama seperti halnya dengan Jones, Redknapp pun tak keberatan untuk melipatgandakan tawarannya terhadap Palacios. Spurs diklaim bersedia menyodorkan fee sebesar 14 juta pound. Untuk memikat Palacios, Redknapp mengiming-iminginya dengan gaji tiga kali lipat dari yang diterimanya di JJB Stadium. Berhasil? Belum tentu. Sebab, Manchester United pun dikabarkan juga punya hasrat yang sama.

0 komentar:

Geo Clock

Google