
Seiring dengan perkembangan zaman, globalisasi menyentuh semua sektor kehidupan, tak terkecuali dunia sepakbola. Kompetisi Liga Premier Inggris atau premiership disebut-sebut jadi contoh ‘terbaik’ di mana sepakbola telah berubah menjadi satu industri tersendiri.Namun, dinamika sepakbola yang terjadi di Negeri Ratu Elizabeth itu mendapat kecaman dari sejumlah pihak yang tidak senang dengan kian tergusurnya nilai tradisional dalam persepakbolaan lokal. Salah satunya, Presiden UEFA—badan otoritas sepakbola tertinggi di Eropa—Michel Platini.Setelah menyorot soal identitas klub Inggris yang kini menjelma menjadi klub ‘asing’,
dimana sejumlah klub dimiliki sepenuhnya oleh investor asing plus makin bejibunnya para pemain non-Inggris di premiership, Platini kembali melontarkan pernyataan negatif yang sekaligus mencibir para petinggi Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), Premier League, dan tentunya juga publik Inggris.Kali ini, Platini mengaitkan faktor pemain asing dengan kemungkinan Timnas Inggris kembali merebut gelar juara Piala Dunia. “Dalam waktu yang tidak lama lagi, di (kompetisi) Inggris tidak akan ditemui pemain asal Inggris. Tidak ada manajer asal Inggris. Yang ada hanya para spekulan (tukang cari untung). Oleh karenanya, jika Anda orang Inggris, tanyalah kepada diri Anda sendiri apa artinya sepakbola (kompetisi) bagi level nasional (tim nasional),” tanya Platini ketus seperti yang dikutip Observer.“Secara tradisi, Inggris adalah ibu pertiwinya sepakbola. Tapi, apakah itu berarti Anda berpikir Inggris bakal mampu kembali memenangi gelar Piala Dunia? Lihatlah statistik saat ini. Jarang sekali pemain asal Inggris yang bermain di babak final Liga Champions. Jadi, jawabannya tidak (apakah Inggris mampu menjuarai Piala Dunia). Atau, paling tidak Inggris tidak akan mampu kembali menjadi yang terbaik jika struktur kompetisi yang sekarang masih tetap berjalan (tidak diubah),” tegas legenda Juventus tersebut.Sampai sejauh ini, FA belum memberikan komentar atau tanggapan resmi terhadap statement Platini. Meski demikian, juru bicara FA yang tidak mau disebutkan namanya membantah klaim tersebut. “Lebih dari 200 pemain asal Inggris yang bermain di Liga Premier, beberapa di antaranya bergabung dengan sejumlah tim (klub) yang terbaik di muka bumi ini. Jangan lupa, 10 pemain asal Inggris tampil di babak final Liga Champions musim lalu (antara Manchester United versus Chelsea),” tandasnya.
0 komentar:
Posting Komentar