MU bikin Chelsea mati kutu

Psy-war manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, kembali membuahkan hasil. Setelah komentarnya terhadap Liverpool membuat Rafael Benitez murka, kini giliran Luiz Felipe Scolari dan Chelsea yang harus gigit jari. Celaan Ferguson yang mengklaim anak-anak Chelsea terlalu ‘tua’ setidaknya terbukti.Dalam laga Super Sunday yang digelar di Old Trafford, Minggu (11/1), MU tampil perkasa dan tanpa kesulitan yang berarti mengatasi perlawanan The Blues dengan skor yang sangat meyakinkan, 3-0 (1-0). Ketiga gol kemenangan The Red Devils dihasilkan dari sundulan Nemanja Vidic di pengujung babak pertama, tendangan Wayne Rooney di menit ke-62 dan cocoran Dimitar Berbatov di menit ke-86.Dengan hasil ini, MU—41 poin—semakin mantap menatap puncak klasemen. Meski masih bertengger di posisi tiga besar, menggeser Aston Villa lewat keunggulan selisih gol, MU masih menyisakan dua pertandingan. Andaikata dalam dua laga tersisa—menjamu Wigan Athletic dan Fulham—kemenangan kembali diraih Rooney dkk, artinya MU berhasil melangkahi Liverpool (46 poin) di puncak klasemen.Kemenangan yang diraih MU—boleh dibilang menjadi jawaban sempurna atas komentar balasan Benitez yang mengklaim MU ‘takut’ menghadapi keperkasaan The Reds di musim ini—tidak terlepas dari keberanian Ferguson untuk menurunkan dua pemain yang mempunyai tenaga kuda dalam diri Park Ji-Sung dan Darren Fletcher untuk mengisi lini tengah bersama-sama Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo. Kedua pemain tampil spartan dan energik sepanjang pertandingan.Padahal, di pagi hari, wajah Ferguson lumayan cemberut mendengar kembali kambuhnya cedera punggung yang melilit Rio Ferdinand. Alhasil, Ferguson terpaksa kembali menurunkan bek muda Jonny Evans untuk menemani Nemanja Vidic. Di lini depan, MU memainkan duet Wayne Rooney dan Dimitar Berbatov. Di lain pihak, Luiz Felipe Scolari memilih Didier Drogba sebagai starter dan tetap memainkan trio gelandang Frank Lampard, Michael Ballack, dan Deco. Artinya, hanya winger Joe Cole yang dimainkan.Baru tiga menit babak pertama dimulai, wasit Howard Webb secara mengejutkan langsung mengganjar Lampard dengan kartu kuning akibat aksi tekelnya yang terlampau keras terhadap Ronaldo. Setelah tertekan oleh tuan rumah di 10 menit pertama, Chelsea mulai menggeliat. Di menit ke-13, free-kick Ballack hanya sanggup membentur pagar hidup anak-anak MU.Di menit ke-22, giliran MU yang punya peluang ketika tendangan bebas Giggs dapat ditip dengan gemilang oleh Petr Cech. Delapan menit berselang, Berbatov menyia-yiakan peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor pertandingan. Lewat kerja sama yang cantik antara Patrice Evra dan Rooney, Berbatov mendapat bola matang di dalam kotak penalti. Meski posisinya cukup bebas, tembakan kaki kiri Berbatovb terlalu lemah dan dengan mudah ditangkap Cech.Di lima menit jelang waktu istirahat tiba, gawang Chelsea digempur habis Rooney dkk. Ronaldo berhasil lepas dari kawalan Jose Bosingwa. Umpannya ke kotak penalti mengarah kepada Ji-Sung. Beruntung bagi Chelsea, Terry masih sempat memblok usaha kapten Timnas Korea Selatan itu.Di menit akhir babak pertama, setelah gol sundulan Ronaldo meneruskan umpan Giggs dianulir, akhirnya MU berhasil unggul 1-0 lewat heading Nemanja Vidic. Juga bermula dari tendangan corner yang diambil Giggs. Bola sempat mengenai kepala Berbatov. Bola rebound berhasil disundul Vidic. Cech sejatinya dapat menepis bola tersebut. Sayang, laju bola terlalu keras. Skor 1-0 untuk MU bertahan sampai jeda.
Tertinggal membuat Scolari bereaksi di awal babak kedua dengan memasukkan Anelka dan menarik keluar Deco. Dua menit setelah kick-off, Drogba lolos dari jebakan off-side. Nasib baik masih menghampiri MU ketika Evans berhasil menghalau upaya Drogba. Chelsea yang berupaya mencari gol penyeimbang kedudukan gagal menguasai lini tengah seiring dengan disiplinnya Giggs dkk.
Di menit ke-62, tanpa disangka-sangka MU unggul 2-0 lewat tembakan Rooney. Gol ini berkat kontribusi Ronaldo dan Evra. Melihat ketatnya kawalan Bosingwa, Ronaldo memberikan umpan mendatar kepada Evra yang naik membantu serangan. Bola silang setinggi lutut gagal dimanfaatkan Berbatov. Namun, masih ada Rooney yang berhasil mencocor bola di sela-sela kaki Ashley Cole.Seketika itu pula Scolari kembali bereaksi dengan memasukkan Juliano Belletti menggantikan Bosingwa. Di lain pihak, kubu MU rada waswas melihat Evra yang kesakitan. Setelah diperiksa tim medis diputuskan Evra harus keluar lapangan. Posisinya diisi John O’Shea. Chelsea terus memburu gol balasan. Di menit ke-73, Drogba membuang peluang emas. Dari tendangan bebas Lampard, Ballack menyodorkan bola lewat sundulan tipisnya ke arah Drogba yang berdiri bebas di tepi kotak 16 meter. Sial bagi Drogba yang gagal melepaskan tembakan dengan sempurna.Lini tengah MU kian solid dengan masuknya Michael Carrick menggantikan Giggs. Di menit ke-83 MU nyaris memperbesar keunggulan ketika Carvalho gagal mengontrol bola umpan dari Ashley Cole. Sayang, Ronaldo gagal memanfaatkan peluang tersebut. Tendangannya dari jarak 27 meter tipis bergulir di sebelah kanan gawang Cech. Namun, tiga menit kemudian, Ronaldo membayar kesalahannya dengan membuat assist bagi terciptanya gol ketiga MU. Tendangan bebas Ronaldo berhasil diteruskan dengan akurat oleh Berbatov. Gol yang meluluhlantakkan moral Terry dkk. Skor 3-0 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.
Susunan Pemain:
MU:
Van der Sar, Neville, Vidic, Evans, Evra (O’Shea), Ronaldo (KK), Fletcher, Giggs (Carrick), Ji-Sung (KK), Berbatov, Rooney (KK).
Chelsea:
Cech, Bosingwa (KK, Belletti, KK), Carvalho (KK), Terry (KK), Ashley Cole, Mikel, Joe Cole (Di Santo), Lampard (KK), Ballack, Deco (Anelka), Drogba.
Wasit: Howard Webb.






0 komentar:
Posting Komentar