Evans Aksinya Mengundang Pujian

Sebagian pendukung Manchester United tentunya rada was-was mendengar susunan starting line-up yang ditetapkan Sir Alex Ferguson di laga big-match premiership menjamu Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/1) sore kemarin. Pasalnya, di lini belakang tidak tercantum bek andalan MU dan juga Timnas Inggris, Rio Ferdinand.
Usut punya usut, cedera punggung kembali mendera bek berusia 30 tahun tersebut. Alhasil, sebagai penggantinya, Ferguson terpaksa menurunkan bek muda, Jonny Evans, untuk berduet dengan Nemanja Vidic.
Kecemasan sebagian fans MU beralasan mengingat kinerja Evans dan Vidic yang kurang menggembirakan alias mengecewakan ketika The Red Devils ditundukkan Derby County 0-1 di leg pertama semifinal Piala Liga (Carling Cup) di Pride Park, Rabu (7/1) lalu.
Namun, apa yang terjadi? Selama 90 menit pertandingan di Super Sunday tersebut, keduanya mampu menjawab keraguan sejumlah pihak. Vidic dan Evans berhasil mengemban amanat Ferguson dengan gemilang. Hampir sepanjang pertandingan, tidak ada blunder atau kesalahan fatal yang dibuat lini belakang MU, utamanya Evans yang notabene merupakan pemain termuda, baru berusia 21 tahun.
Apiknya tampilan Evans tak luput mengundang pujian. Terutama, dari mentornya sendiri, Ferguson. “Penampilannya mengagumkan,” puji Ferguson seperti yang dikatakannya kepada MUTV. “Bagi pemain muda seusianya, pekan lalu (2 Januari) baru berusia 21 tahun, apa yang ditunjukkan sungguh luar biasa. Ia mampu membaca jalannya pertandingan. Saya sangat senang dengan performanya.”
Tak hanya Ferguson yang memuji setinggi langit aksi Evans dalam menjaga pergerakan striker The Blues, Didier Drogba, maupun Nicolas Anelka yang baru turun di babak kedua. Tandemnya, Vidic pun tak segan mengumbar kata-kata penuh sanjungan.
“Saya pikir seluruh pemain tampil sangat baik. Namun, di mata saya, apa yang ditampilkan Jonny (Evans) lebih dari yang lain. Kami berhasil menghindarkan gawang kami dari kebobolan. Satu hal yang jadi prestasi bagi para pemain bertahan (bek),” tutur Vidic, bek Timnas Serbia berusia 27 tahun yang membuka gol kemenangan MU lewat sundulannya di pengujung babak pertama.
Keberhasilan mendulang tiga poin penuh dari Chelsea membuat MU berpeluang besar menggeser Liverpool di puncak klasemen di akhir pekan nanti. Meski masih bertengger di posisi tiga besar dengan jumlah 41 poin—terpaut satu angka dari The Blues yang menduduki urutan dua besar dan lima poin dari The Reds—MU masih mempunyai dua pertandingan tersisa. Jika Wayne Rooney dkk kembali meraih kemenangan saat menjamu Wigan Athletic, Rabu (14/1) dan Bolton Wanderers pada Sabtu (17/1), artinya MU bakal menduduki posisi puncak klasemen, setidaknya sampai pasukan Rafael Benitez menjalani partai derby Merseyside, Senin (19/1).






0 komentar:
Posting Komentar